Rabu, 22 Agustus 2012

~* WANITA TERCANTIK DAN LELAKI TERBAIK *~



Foto: ╰♥✽♥╮ Aku Bukan Wanita Sholehah ╰♥✽♥╮

Bismillahirrahmanirrahim..

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabaarakaatuh

•*¨*•.¸.♪♫✽

Sebuah Renungan Untukku, Untukmu, Untuk Kita Semua...


“Dunia ini adalah perhiasan (kesenangan) dan sebaik-baik perhiasan (kesenangan) dunia adalah wanita sholehah.” (HR. Muslim no.3649, Nasai, Ibnu Majah)


“Pagi yang istimewa”, batinku tadi pagi sembari mengeluarkan mobil  dari garasi, aku baru saja menyadari ada yang berbeda di pagi ini. Nuansa alam yang kusuka,, mendung sedikit rinai gerimis. Suasana yang punya nuansa tersendiri bagiku, nuansa romantis.. ^_^

Setiba dikampus, aku menjalani kehidupan kampus dengan ceria. Mengajar dan kuliah kali ini cukup menyenangkan. Hmm,, menjadi wanita populer memang menyenangkan, disapa banyak kalangan, diperhatian banyak orang, dan yang pasti ini menjadi peluang agar bisa memberi lebih banyak manfaat bagi orang.


Menjelang sore,, “Saatnya pulang”, pikirku. Aku melangkah menuju lapangan parkir yang terletak di sudut kampus. Masih tersisa 2 mobil dan beberapa motor. Hmm,, cukup sepi ternyata. Namun tiba-tiba, aku mengernyitkan dahi dan tanganku tertahan. Ada amplop cantik berwarna biru muda terselip di wiper mobilku. Awalnya tanganku ragu untuk mengambilnya, sampai akhirnya kuyakini amplop itu tak lain adalah untukku, walau identitas pengirim tak terbaca oleh mata jeliku.. ^_^ 

Kucoba merobek tepi amplop itu, hingga kutemukan secarik kertas berwarna putih dengan tulisan besar.

Deg!!

Seketika mataku terbelalak, bibirku tak bergeming, tanganku berkeringat dingin, dan ...  “Yaa Allah!” aku berteriak.

“Ternyata, aku bukan wanita sholehah..!”


Lututku lemas, dan tubuhku jatuh terduduk.., Aku.. aku menangis seketika itu juga membaca sepucuk surat yang hanya bertuliskan 1 kalimat itu. Tulisan tangan berwarna merah yang dibuat dengan ukuran ekstra besar.

Sepanjang perjalanan pulang dengan mengemudi mobil, hampir sering aku melamun. Klakson motor dan mobil menegurku berkali-kali. Puffh, di otakku hanya ada kejadian itu. Hanya itu.. Hanya itu..

Sampai akhirnya setibaku dirumah, wudhu menjadi pelarianku. Adzan ashar yang bersahut-sahutan itu makin membuatku ingin bergegas. Bergegas takbir, sujud dan salam. Sudah cukup, hatiku tak kuat lagi menahan teguran itu,, tangisanku meledak tak tertahankan... Panggilan telepon dari Rumah Sakit tak ku hiraukan...


Aku hanya wanita yang dititipkan beberapa keindahan oleh-Nya. Pintar, kaya, cantik dan sholehah. Setidaknya itu menurut banyak orang di kantor dan kampusku. Begitu kebanyakan penilaian orang padaku. Namun, sejak kejadian sore itu, hatiku terhenyak, seakan aku disadarkan akan suatu hal yang sering terlupakan. 

Kupikir aku termasuk muslimah yang cukup berilmu. Tapi ternyata, kajian-kajian keIslaman yang sering aku ikuti belum bisa teraplikasikan dalam hidupku. Ya,, kupikir aku wanita sholehah. Tapi ternyata, aku tak sesholehah yang kukira...


Kupikir aku termasuk muslimah yang dicintai banyak orang. Tapi ternyata, tak sedikit yang sakit hati hanya karena lisanku. Apa karena aku masih kekanak-kanakan, sehingga tak cukup dewasa menanggapi omongan orang? 

Kupikir aku termasuk muslimah yang teguh dalam pendirian. Tapi ternyata,, aku sempat terpikir untuk melepas jilbab yang telah lama kupakai,  entah mengapa. Kini aku bebas berikhtilat dengan lawan jenis, berfoto bersama mereka, meng-upload-nya di facebook. Mengumbar foto-fotoku di album foto di facebook, di Blog yang aku kelola, dan masih banyak lagi. Mungkin aku terlihat cantik dihadapan orang lain. Tapi entah, apakah aku terlihat cantik dihadapan Penciptaku?

Ya, kupikir aku sholehah. Tapi ternyata, aku bukan wanita sholehah ... 


Kupikir aku termasuk muslimah yang mampu menjaga hijab. Tapi ternyata, aku masih saja belum bisa menjaga hati terhadap lawan jenis, apalagi kalau ada ikhwan yang tampan, aktivis kampus atau teman-teman di Rumah Sakit, sampai kadang mata dan hati ini terlarut oleh perasaan, sehingga muncul virus-virus perusak hati, seakan terlupa oleh ayat Allah: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa’ : 32). 

Ya, mendekati zina! Aku.. aku mengakui itu adalah kebenaran. Tapi kini aku merasa aku menjadi wanita yang lemah tak berdaya, karena aku menyerah saat tahu bahwa aku terlanjur terpenjara oleh perasaan cinta yang tak halal.


Kupikir aku termasuk muslimah yang mampu menjaga niatan dalam hati. Tapi ternyata, aku bangga menjadi wanita populer yang sering menampakkan diri di depan umum. Aku memang bukan sedang mengikuti ajang puteri indonesia yang intinya pamer kecantikan dan kepintaran... tapi,, hatiku gampang terkotori untuk bangga mendapatkan pujian. Hatiku mudah terprovokasi untuk riya’.. 

Kupikir aku termasuk muslimah yang lembut hati dan tutur katanya. Tapi ternyata, kadang ada saja orang yang sakit hati karena omonganku.

Ya, kupikir aku sholehah. Tapi ternyata, aku tak sesholehah yang kukira... 


Aku hampir saja sombong dalam menilai diriku sendiri. Sampai akhirnya, Allah menegurku dengan kuasa-Nya. Aku tertipu tak lain oleh diriku sendiri.  

Kupikir, aku termasuk muslimah yang qona’ah dalam menerima taqdir Allah, tentang pembagian rezeqi dan bentuk wajah yang telah diberikan Allah untukku, tapi aku masih suka tak bersyukur dengan mencela betapa sedikitnya penghasilanku dan betapa kurang cantiknya wajahku dibanding wanita yang lain. 

Kupikir, aku tak pernah melukai perasaan sahabat-sahabatku. Tapi betapa mereka sering tersakiti hanya karena sebuah prasangka buruk dariku terhadap mereka yang belum tentu benar. Betapa seringnya aku enggan untuk meminta maaf lebih dulu kepada mereka mengingat aku merasa lebih baik dari mereka. Betapa sombongnya diri ini.

Ya, kupikir aku sholehah. Tapi ternyata, aku bukan wanita sholehah ... 


Sekarang aku mengetahui, predikat Sholehah hanya Allah-lah yang menilai. Bukan dari manusia. Kalau dibilang cantik, pintar, kaya, memang iya pernyataan mereka itu tidak ada yang salah. Tapi kalau sholehah..?? Tidak ada satu orangpun yang berhak memberi penilaian bahwa aku sudah sholehah, kecuali Allah Yang Maha Mulia.

Rabbul Izzati.. ampuni hamba yang telah dzalim ini.
(sedang mengaca pada cermin...melihat sesosok wanita dalam raga ini...sudah sholehahkah diriku..??)

“Dunia ini adalah perhiasan (kesenangan) dan sebaik-baik perhiasan (kesenangan) dunia adalah wanita sholehah.” (HR. Muslim no.3649, Nasai, Ibnu Majah)
 
Wallahua’lam bish shawab.


♥……....….…..…....♥•.¸.•♥……....….…..…....♥

Dipersilahkan bagi yang mau TAG/SHARE
♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khair
♥ SALAM SANTUN UKHUWAH FILLAH ♥

♥……....….…..…....♥•.¸.•♥……....….…..…....♥BisмiƖƖɑhirrɑhмɑπirrɑhiм.

WANITA ...

Wanita tercantik bagi pria terbaik; bukanlah yang paling jelita; melainkan dia yang jika dipandang memberi tenang, & surgapun terbayang ...

Wanita terkuat bagi pria bersemangat bukanlah yang merasa terhebat; melainkan yang menundukkan diri dengan ibadat, menempatkan diri dalam taat ...


Wanita terkaya di hati pria bukan dia yang bertumpuk harta; melainkan yang ridha pada halal semata & qana’ahnya menjadi simpanan tak fana ...

Wanita terdahsyat bagi lelaki, bukan dia yang pesonanya memukau banyak mata; melainkan yang siap menjadi madrasah cinta bagi anak-anaknya ...

Wanita paling kukuh di kehidupan pria, bukan yang tak pernah menangis; tapi yang tersenyum meneguhkan & airmatanya menjadi pengingat taqwa ...

Wanita paling bermakna bagi pria bahagia ialah dia yang kala berpisah menenangkan, kala berjumpa menggelorakan, tiap masa saling menguatkan ...

LELAKI ....

Lelaki terindah di mata wanita bukanlah yang paling tampan, melainkan yang bisa membuatnya merasa tercantik di dunia ...

Lelaki tergagah di hati wanita bukanlah yang paling kekar ototnya, melainkan yang mampu mendengarkan, memahami, & mengerti curahan hatinya ...

Lelaki terkaya bagi wanita, bukanlah yang terbanyak hartanya. Melainkan dia yang pandai bersyukur & mengungkapkan terimakasih padanya .

Lelaki tershalih bagi wanita, bukan sekedar yang banyak ilmu agama & rajin ibadahnya, melainkan juga yang paling mulia akhlaknya ...

Lelaki paling hebat bagi wanita, bukanlah yang mampu membelikan apapun untuknya; melainkan yang senyum & airmatanya selalu setia bersamanya ...

Lelaki tercinta bagi wanita; dia yang prasangka tak mengalahkan akhlaqnya; yang kekesalan tak mengalahkan kemaafannya ...

Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....

... HAKEKAT KECANTIKAN ...

Cantik Itu ..Bukan Ia Yang Memiliki Mata Yang Indah, Melainkan Ia Yang Selalu Menjaga Pandangan Matanya ...

Cantik Itu ..Bukan Ia Yang Memiliki Senyum Yang Menawan, Melainkan Ia Selalu Tersenyum Karena Ibadah ...

Cantik Itu ..Bukan Ia Yang Memiliki Bibir Terindah, Melainkan Ia Yang Memiliki Bibir Untuk Slalu Berdzikir ...

Cantik Itu ..Bukan Karena Ia Yang Selalu Menggunakan Make Up Yang Mahal Di Wajahnya, Melainkan Ia Yang Selalu Membasuh Wajahnya Dengan Air Wudhu ...

Cantik Itu..Bukan Ia Yang Memiliki Tubuh Yang Indah, Melainkan Ia Yang Selalu Menghijab Tubuhnya Dengan Pakaian-Pakaian Santun ...

Cantik Itu ..Bukan Ia Yang Selalu Menolong, Melainkan Ketulusan Hatinya Saat Ia Menolong ...

Cantik Itu ..Ada Pada Hatimu Yang Tercantik..Karena Kecantikan Hatimu Akan Memancarkan Cahaya Di Wajahmu ....

Jadikanlah Hatimu Lebih Cantik Dari Wajahmu Wahai Saudariku...

SUBHANALLAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Pesan anda sebelum meninggalkan Blog ini. Terima Kasih atas Kunjungannya.